Radang Tenggorokan Pada Balita

Tenggorokan adalah alat tubuh yang paling sering terkena infeksi yang tersering adalah infeksi virus, namun juga dapat disebabkan oleh bakteri seperti streptokokus. Contohnya adalah radang tengggorokan. Radang tenggorokan pada balita memang terdengar sangat sepele karena mirip dengan penyakit flu biasa, sepeti demam, sakit kepala, dan gangguan susah menelan. Padahal aktivitas Anda sudah pasti akan terganggu karena radang tenggorokan. Selain itu, selera makan pun bisa hilang karena rasa sakit pada saat menelan. Ada tiga penyebab radang tenggorokan pada balita. Masing-masing kiarena infeksi, iritasi, dan alergi. Gejalanya dapat berupa rasa sakit di bagian tersebut, susah menelqan, susah bernapas, batuk, dan demam.

Gejala  radang tenggorokan  pada balita yang lain adalah demam, nyeri menelan, dan batuk pilek. Anda dapat mengatakan bahwa tenggoroannya terasa sakit dan suklit untuk menelan.Dokter biasanya akan memeriksa tenggorokan anak untuk melihat tanda-tanda infeksi. Bila infeksidi duga akibat bakteri, dokter memberikan antibiotika yang harus diminum sesuai petunjuk sampai selesai. Dengan pengobatan yang tepat,radang tenggorokan akan sembuh.

Dibawan ini beberapa penyebab radang tenggorokan pada anak adalah :

Infeksi menyebabkan radang tenggorokan, nisa bersumber dari 3 hal, yakni kesehatan mulut dan gigi, amandel sebagai sumber infeksi, dan sinusitis. Kurang menjaga kebersihan bagian mulut, khususnya gigi,, dapat menyebabkan radang tenggorokan.  Gigi yang busuk atau berlubang menjadi tempat berkumpulnya kuman. Kuman inilah yang kemudian masuk ke dalam tenggorokan dan menyebabkan infeksi.  Untuk mencegahnya, harus rajin  menjaga kebersihan mulut dan ggi. Kalau ada gigi yang busuk atau berlubang, harus langsung ditangani. Misalna ditambal atau dicabut.

Infeksi pada amandel juga dapat menyebabkan terjadinya radang tenggorokan. Amandel sebenarnya  sangat berfungsi  pada anak usia 4-10 tahun karena ia merupakan bagian dari pertahanan tubuh. Terutama pernapasan bagian atas. Amandel yang sudah tidak berfungsi lagi akan menjadi tempat berkumpulnya  kuman sehingga menyebabkan infeksi pada tenggorokan.

Sumber ketiga penyebab infeksi tenggorokan adalah sinusitis. Setiap orang mempunya I beberapa pasang organ yang disebut sinus paranasal, ada di pipi, di dekat mata, di dahi dan didekat  otak. Jika organ ini meradang itu yang disebut sinusitis. Pada orang dengan sinusitis kronis, lendir akan terus menerus mengalir dibelakang tenggorokan dan hidung. Hal ini menimbulkan iritasi ke dtenggorokan dan  menyebabkan radang.

Radang tenggorokan karena infeksi harus ditangani dengan  menyembuhkan sumbernya. Kalau infeksinya  karena gigi, berarti giginya yang ditangani. Demikian juga amandel dan sinusitis. Jika radang tenggorokannya dobati namun gigi, amandel, atau sinusitis sebagai sumber infeksi tidak ditangani.

Selain kuman, radang tenggorokan juga dapat terjdi karena virus, yaitu saat flu dan pilek. Namun, radang tenggotokan akibat pilek dan flu akan hilang dengan sendirinya seiring sembuhnya penyakit tersebut. Flu ringan dapat berlomba dengan daya tahan tubuh. Artinya, kalai daya tahan tubuh bagis, dia akan membuat pagar sendiri sehingga tidak selalu perlu antibiotic.  Tapi kalau  lebih dari seminggu radang tenggorokan yang menyertai flu tidak hilang apalagi jika ditambah suara serak bisa dikategorikan serius. Radang bisa turun ke pita suara. Radang tenggorokan karena kuman dapat menular melalui ludah, sedangkan  yang disebabkan virus lewat udara. Jadi perhatikan dan hati-jati apakah ada yang sedang mengalami radang tenggorokan.

 


=====================================

>>> Lamandel 100% Bahan Alami Membantu Mengatasi Radang Amandel, Radang Tenggorokan, Sakit Tenggorokan, Batuk Pilek, Memperbaiki Nafsu Makan dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================

This entry was posted in Cara Mengobati Radang Tenggorokan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>